Kegiatan Bazar Mini yang diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Pondok Pesantren (Ponpes) Raodatul Mujahidin Kumbung. 

Dimensintb.com, Lombok Timur - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Pondok Pesantren (Ponpes) Raodatul Mujahidin Kumbung Desa Kumbang Kecamatan Masbagik Lombok Timur, Gelar Bazar Mini sekaligus praktik kewirausahaan siswa.


Dalam pantauan media ini, pada Sabtu (22/2). Tapak para siswa-siswi yang terbagi dalam kelompok terlihat sibuk menyiapkan menu sajian masing-masing yang akan disajikan untuk dijual. 


Tak ketingalan para guru dan siswa-siswi yang akan belanja ramai mendatangi Bazar Mini yang memang sudah dikonsep oleh sekolah. Dimana tujuannya adalah untuk memberikan ruang langung kepada siswa-siswi, untuk praktik langung dalam berwirausaha. 


Bazar mini

Dalam bazar ini, sejumlah olahan produk makanan ringan yang langung di praktikan dilokasi bazar antara lain, Es jeruk, piss Rool, tela-tela, Nila Goreng, sate Buah dan sejumlah olahan produk lainya.


Disela mem kegiatan para siswa-siswi, Kepala SMK NWDI Kumbung kepada media ini mengatakan kegiatan ini sesuai dengan jargon dari  Dinas Pendidikan pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB. Sehingga nantinya diharapkan dapat siswa-siswi yang lulus siap menghadapi dunia kerja.


"Kita dorong kegiatan ini sesuai tagline 'SMK Bisa dan Hebat' dan juga sesuai dengan dan jargon dari dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi, satu siswa satu wirausaha," ungkap Sapari, S. Pd. Kepala SMK NWDI Kumbung.

Salah satu kelompok siswa-siswi meyiapkan menu jualan di acara bazar mini.

Lebih lanjut dikatakannya, karena dalam sekolah kejuruan tidak cukup guru hanya sampaikan teori saja. Makanya kegiatan ini dilaksanakan agar siswa langsung praktek dalam berwirausaha. "Teori-teori saja tidak cukup, makanya kita coba anak untuk praktik langsung di lapangan," cetusnya.


Kepala SMK NWDI Kumbung menegaskan kedepan pihaknya akan tetap menfasilitasi dengan kegiatan seperti ini, selain untuk belajar dan kreativitas para siswa-siswi. Kegiatan ini juga untuk membetuk mental para siswa untuk menjadi para wiraswasta.


"Insyallah kegiatan ini kita akan upayakan untuk tetap dilaksanakan dan kita akan lebih maksimal lagi," tegasnya.

Bazar mini


Sementara itu, salah satu siswi ditemui media ini di saat acara bazar berlangsung, Siti Huswatun Hasanah menyambut baik dan bersyukur kegiatan ini dilaksanakan oleh sekolah. Karena baginya dengan bazar ini menjadi ruang belajar dan menambah pengalaman untuk berwirausaha.


Ia pun menunjuknya kebahagiannya terlihat sat melayani sejumlah guru dan siswa saat belanja di standnya. "Kita senang banget, karena kita bisa belajar banyak dan dapat pengalaman dari kegiatan ini," katanya.


Dikelompoknya, sabung dia, meyiapkan dan menyajikan es jeruk peras. Sedangkan kelompok yang lain menyiapkan minuman lain hingga makan ringan. Antara lain tela-tela dan banyak sajian lainnya. 


"Kita kan anak sekolahan yang kita sajikan yang simpel-simpel aja. Jadi selain kami sajikan olahan makan dan minuman, kami juga menunjukan kasiat dari minuman atau makan," terangnya.


Ia berharap, tambahnya, kedepannya acara kegiatan seperti terus bisa terselengara dan kedepannya juga bisa lebih maksimal persiapan, sehingga dengan kegiatan ini siswa-siswi bisa belajar dan praktik langung menjadi wirausaha.


"Semoga kegiatan ini bisa tetap di adakan dan saya berharap kedepannya kegiatan akan lebih bagus," tandasnya.(*)