![]() |
(foto/istimewa) |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Dengan Penunjukan Jajaran direksi Perusaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur yang baru oleh Penjabat Bupati Lombok Timur, menjadi sorotan Publik, mulai dari LSM Hingga Organisasi Kemahasiswaan.
Atas itu, Forum diskusi Fokus Lotim gelar diskusi Publik yang dihadiri pengamat, LSM dan OKP Lotim, dengan tema "Direksi PDAM Lotim diganti apakah akan merugi".
Diskusi tersebut membahas masa depan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang selama ini selalu menghadapi masalah kerugian finansial, kegiatan tersebut berlangsung di Starlight Kafe, Jumat, (10/01)
Pengamat ekonomi dan LSM di Lombok Timur mengangkat isu krusial terkait pergantian direksi PDAM. Yang terus menerus mempertanyakan Mungkinkah dengan perubahan kepemimpinan, PDAM dapat keluar dari lingkaran kerugian yang terus berlanjut?
Kabag Ekonomi Setda Lotim , selaku mantan Dewan Pengawas BUMD PDAM L. Mustiarep lotim menyampaikan, Salah satu BUMD milik Lombok timur yang sering bermasalah kita akui itu PDAM, pada 2022 saja saat saya baru masuk, PDAM memiliki laba bersih itu hanaya 153 Juta kurang lebih, dan hanya menyetor untuk PAD kurang lebih hanya 34 juta.
Dirinya juga mengaku, saat baru masuk PDAM tidak pernah melakukan evaluasi yang intens di internal PDAM, bahkan anggaran dan rancangan kerja juga tidak jelas.
Menurutnya dalam perencanaan anggaran semuanya seharusnya di buat lalu disodorkan ke pimpinan untuk di setujui, dan dewan pengawas harus tetap melakukan evaluasi, namun tidak dilakukan.
"Namun kemarin, kami sudah memperbaiki semua problem tersebut kedepan kami juga suah menyusun Rencana kerja kedepan, dengan trobosan trobosan yang baik, semoga semua bisa dimaksimalkan," sambungnya.
Dengan adanya diskusi ini ia berharap kedepan air bersih dan pendapatan PDAM bisa lebih meningkat, dari tahun tahun sebelumnya.
Ditempat yang sama Dewan Pengawas PDAM lotim yang baru juga menyampaikan, membenarkan pernyataan Dewan Pengawas yang lama bahwa PDAM kerap mengalami kerugian-kerugian di tahun-tahun sebelumnya, bahkan dirinya juga menyampaikan kerugian yang dialami PDAM dengan laba bersih hanya 300 juta pada 2019 samapi 2022, sangat jauh dari harapan.
"Namun kami optimis, untuk di tahun-tahun berikutnya Badan Usaha Milik Daerah ini harus terus berkembang lebih baik, apalagi sekarang PDAM ini diisi dengan Pemuda-pemuda Lombok Timur yang memiliki kemampuan yang luar biasa," terangnya.
Ia juga menambahkan PDAM Lombok Timur masih Punya PR yang sangat penting yaitu, Bagaimna PDAM bisa mensejahterakan Masyarakat lotim kedepan. Agar tidak adalagi keluhan masyarakat yang kekurangan air bersih terutama di Daerah rawan seperti wilayah selatan.
Turut diingatkannya juga Poin-poin hasil audit juga dapat menjadi acuan, untuk memperbaiki sistem yang masih amburadul di internal PDAM.
"Semoga dengan adanya SPAM pantai selatan bisa mengakomodir masyarakat selatan, agar tidak kekurangan air bersih, dengan memperhatikan masalah-maslah, terutama pada internal PDAM," terangnya.
Kebocoran dan pencurian air juga menjadi sorotan penyampaiannya, ia mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang mengambil kesempatan dari pipa-pipa yang tidak di kontrol, kebocoran juga kerap terjadi di berbagai titik tak luput dari perhatiannya.
"Kami dengan Direksi yang baru, Insya'allah akan terus berbenah, agar bisa melayani masyarakat dengan maksimal," tutupnya.
Komisi III DPRD Lombok Timur Saiful Bahri yang turut menghadiri diskusi tersebut juga turut memberikan kritik dan saran untuk BUMD PDAM, ia mengatakan kan terus memberikan bimbingan dan Evaluasi kepada BUMD, untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakannya juga Situasi BUMD lotim kerap mendapat maslah, dengan diskusi seperti ini semoga bisa memberikan suntikan Vitamin untuk menambah semngat tim dari BUMD terutama PDAM dalam melayani masyarakat.
"Saya harap diskusi seperti ini terus dilakukan, untuk menjadi evaluasi dan masukan bagi kami di pemerintahan," terangnya.
Ia juga meminta, agar kedepan tahapan-tahapan evaluasi bisa di maksimal, agar bisa kami mengawasi BUMD kedepan.
"Evaluasi itu kami rasa penting, untuk mengukur sejauh mana pekerjaan pada setiap bidang, terutama di PDAM, dan Bumd itu sudah di siapkan semua, sehingga tidak ada alasan untuk Bumd Merugi,"tegasnya.
Diharapkannya pula, kedepan seluruh BUMD dibawah naungan Pemda Lotim bisa menyumbangkan PAD yang maksimal, dan memberikan pelayanan masyarakat yang lebih intens, demi kemajuan daerah lombok timur yang kita cintai.
Disamping itu Direktur Umum PDAM Lotim Helmi Eka Syaputra, juga mengapresiasi kegiatan Positif diskusi seperti ini, ia mengatakan, dengan bertukar pikiran dan saran semoga kekurangan yang ada di PDAM bisa terakomodir.
Ia juga turut menyampaikan, Sdm di PDAM masih sangat jauh dari harapan, PDAM hanya mempunyai sekitar 161 orang, dan masih membutuhkan penambahan.
"Kami memiliki sekitar 161 anggota, jadi kami masih bnyak kekurangan sehingga semuanya belum maksimal diakomodir," terangnya.
Namun dirinya juga mengatakan, Untuk mengoptimalkan pendapatan dan mengontrol pengguna aktif PDAM Telah meluncurkan aplikasi yang bernama JIS, dengan Adanya aplikasi tersebut, permasalahan di bawah bisa di deteksi dengan cepat.
PDAM Lotim juga akan menambah Water Meter induk, maupun Water Meter di sambungan rumahan dengan tujuan untuk menghitung debit air secara Real di 2025, dan akan mengganti Water Meter yang lama dan sudah tidak berfungsi.
"Di 2025 ini kami sudah siapkan untuk mengganti dan memasang Water Meter yang baru, untuk mengontrol dengan Real debit dan kebutuhan masyarakat," sambungnya.
Ia juga menyinggung SPAM pantai selatan yang telah berhasil mencapai kurang lebih 1940 sambungan rumah, di Keruak dan Jerowaru, dengan mengoptimalkan cabang cabang yang sudah ada, dan Pemdes juga akan di tarik untuk jadi mitra, agar tidak selalu bersenggolan, untuk kesejahteraan masyarakat
"Kami akan aktifkan kembali, cabang cabang yang ada, untuk memaksimalkan pekerjaan," sambungnya.
Ia juga turut Berharap PDAM ke depan bisa menyumbangkan lebih banyak Laba Untung, untuk menyumbangkan PAD yang lebih baik.
Sementara PLT Direktur Utama PDAM lombok Timur Sopyan Hadi, mengatakan, dirinya masih sangat banyak kekurangan, diakuinya ia masih harus banyak belajar dari senior-senior agar lebih memahami Medan.
"Saya akui saya masih sangat muda, dan banyak yang suka dan tidak seorang Sarjana keperawatan seperti saya menjabat di PDAM ini, namun saya akan terus belajar, agar tidak tenggelam nantinya,"terangnya.
Dikutipnya juga, don't judge a book by its cover, biarkan kami bekerja dulu, dan hasil urusan belakang asal pekerjaan bisa maksimal dikerjakan.
Hinaan dan kritikan juga akan tetap dijadikan sebagai vitamin untuk bekerja. Menurutnya Manusia yang baik, ialah manusia yang tidak jatuh di lubang yang sma sampai 3 kali.
Ia juga turut mengakui SDM di PDAM harus di perbaiki, dan di PDAM itu tidak memiliki semangat yang sama, untuk memajukan BLUD, untuk masyarakat lombok timur yang sejahtera, bahkan banyak yang berlagak seperti PNS. Yang selalu santai, hanya kerja sebentar terima gaji lalu pulang.
"Internal kami akan trus kami perbaiki, agar tidak ada yang sok-sokan dalam bekerja, yang tidak sungguh-sungguh akan kami sikat," tegasnya.
Dikeluhkan jugaa sekitar 11 Ribu Pengguna Aktif PDAM dari Kalangan ASN enggan Membayar iuran, seharusnya ASN itu harus menjadi Contoh Untuk masyarakat, agar taat dalam membayar kewajiban.
"Tapi kami tidak kehilangan akal menghadapi ASN yang banyak menunggak, kami ambil jalan tengah, komunikasi dengan PJ Bupati Lotim untuk memotong secara langsung Setiap mereka gajian Dan semua gebrakan itu saya sudah lakukan. Dan alhmdulillah semua berjalan dengan baik," tegasnya.
Ia juga turut mengapresiasi kegiatan diskusi tersebut, dan ia menjanjikan akan memfasilitasi kebutuhan diskusi walaupun mengorek kantong sendri.
"Saya suka diskusi seperti ini, semoga ke depan ini bisa di lanjutkan, dan semoga PDAM bisa mendapat Laba Bersih yang Melampaui target," tandasnya.(*)
Comments
Post a Comment